Pengukuran di TPA

Pengukuran di TPA

Kegiatan

Bantargebang_1
Tim peneliti emisi metana tengah mengambil sampel gas metana dari salah satu zona pembuangan sampah di TPST Bantar Gebang.
Bantargebang_2
Pemilihan kuadran sampah untuk proses pengukuran karakteristik dan komposisi sampah di TPST Bantar Gebang.
Bantargebang_3
Proses penentuan Ground Control Point (GCP) untuk memastikan akurasi koordinat, sehingga hasil foto udara dari drone selaras dengan kondisi sebenarnya di permukaan tanah tanpa pergeseran.
Bantargebang_4
Petugas survei melakukan penentuan Ground Control Point (GCP) di area tempat pembuangan akhir (TPA) menggunakan alat GNSS.
Suwung_1
Pengambilan sampel udara dari TPA Suwung di Bali dilakukan untuk mendeteksi kandungan metana yang dihasilkan dari proses dekomposisi sampah.
P1076051
DKLH Provinsi Bali, DLHK Badung dan Denpasar turut terlibat dalam proses pemilahan sampah di TPA Suwung dalam rangka melakukan pengukuran komposisi dan karakteristik di TPA Suwung.
P1075569
Seorang petugas survei melakukan pengukuran dengan alat GNSS untuk menentukan titik koordinat di TPA Suwung.
Suwung_4
Sampel sampah diambil dan dikemas rapi untuk dikirim ke laboratorium tanah guna mengetahui kandungan karbon organik terlarut (DOC), kadar air, dan kadar abu.
Sarimukti_1
Di tengah gunungan sampah, seorang petugas duduk di bawah payung, mencatat hasil pemantauan emisi metana menggunakan metode CFC (Closed Flux Chamber).
Sarimukti_2
Seorang petugas memastikan perangkat Closed Flux Chamber (CFC) terpasang dengan tepat di atas tumpukan sampah.
Sarimukti_3
Dikelilingi tumpukan sampah, para ibu bekerja memilah dengan teliti untuk membantu tim memisahkan sampah berdasarkan jenis-jenisnya.
Sarimukti_4
Seorang petugas menyusun kuadran sampling, membagi tumpukan sampah menjadi empat bagian terukur. Setiap kuadran menjadi representasi kondisi limbah untuk memungkinkan analisis mendalam terhadap komposisi dan karakteristiknya.
ZWC_Bandung_1
Seorang petugas lapangan menunjukkan hasil pemilahan sampah organik dari rumah tangga di kawasan dampingan YPBB, Kelurahan Neglasari Kota Bandung.
ZWC_Bandung_2
seorang petugas di kawasan Kelurahan Neglasari Kota Bandung tengah melakukan proses pembuatan pelet maggot—hasil dari siklus pengolahan sampah organik yang berkelanjutan.
ZWC_Bandung_3
Seorang petugas di kawasan Neglasari Kota Bandung tengah memeriksa setiap ember yang berisi sampah organik hasil pemilahan warga, memastikan semuanya siap untuk dikelola langsung di sumber atau kawasan.
ZWC_Bali_1
PPLH Bali bersama petugas pengelola sampah bergotong royong mengelola sampah organik dari warga menjadi kompos yang dilaksanakan di Gudang Swakelola Sampah Banjar Tegeh Sari
ZWC_Bali_2
TPS 3R Desa Lebih didampingi PPLH Bali melakukan pengomposan menggunakan rak segitiga yang memungkinkan sampah organik untuk lebih cepat menjadi kompos karena sirkulasi udara yang baik.
ZWC_Bali_3
Pengelolaan sampah berbasis sumber dapat dilakukan dengan rumah tangga melakukan pengomposan secara mandiri, salah satunya menggunakan bak kompos terbuka.